Cover buku “Dr. Mursi Presiden yang Hafal Quran”.
Penulis : Hepi Andi Bastoni dkk
Penerbit : Pustaka al-Bustan
Cetakan : Pertama, Juli 2012
Halaman : 216 halaman
Ukuran : 13 x 17 cm
ISBN : 978-979-1324-05-2
dakwatuna.com – Revolusi
Mesir awal tahun lalu telah mengantar seorang anak petani menjadi
presiden. Ia memang belum lama terpilih sebagai presiden.
Namun,
seabrek pelajaran berharga sudah bertaburan darinya. Pidato yang ia
sampaikan sarat dengan petuah yang patut diteladani oleh pengelola
republik ini.
arusnya seorang pemimpin bersikap. Ia menempatkan
diri bukan sebagai penguasa, melainkan pelayan. Ia menempatkan toleransi
di atas segala-galanya. Ia mengubur dalam-dalam perbedaan.
Mursi
tak hanya dikenal sebagai akademisi yang merampungkan program
doktoralnya di University of Southern California. Ia juga sosok
sederhana yang religius. Ia menjadi presiden pertama yang hafal
Al-Qur’an 30 juz. Tak hanya dirinya, istri dan lima anaknya juga hafal
30 juz Al-Qur’an.
Buku ini terdiri dari empat bab. Bab I bertutur
tentang biografi Dr Mursi. Dimulai dari masa kecil hingga dirinya
terpilih sebagai presiden. Untuk melengkapi kisah hidupnya, penulis
mengutip beberapa ungkapan dari orang-orang dekatnya, termasuk istri,
anak dan sepupu sang Presiden.
Bab II menuturkan detik-detik
Revolusi Mesir, proses pemilihan umum hingga terpilihnya sang Presiden.
Pada Bab III, sedikit analisa tentang bagaimana kondisi ‘dunia’ setelah
terpilihnya Dr Mursi. Wa bil khusus, kondisi Mesir sendiri dan
Palestina. Diakui atau tidak, segala penderitaan rakyat Palestina,
khususnya Gaza, tak bisa dipisahkan dengan kebijakan Mesir selama ini.
Nah,
terpilihnya Dr Mursi sebagai Presiden Mesir tentu akan menimbulkan efek
bagi Palestina mengingat sang Presiden adalah bagian dari Al-Ikhwan
Al-Muslimun, jamaah yang berada di garda terdepan membela Palestina
bersama dengan kelompok lainnya.
Bab IV sebagai penutup memaparkan
hubungan Indonesia dan Mesir. Adalah fakta sejarah bahwa Mesir
merupakan negara pertama yang mengakui Indonesia merdeka. Jalinan
persahabatan itu tak pernah putus. Banyak pengaruh pemikiran yang
bersumber dari Mesir dan menjadi bahan perbincangan di Indonesia,
menjadi bukti bahwa antara Indonesia dan Mesir terjalinan hubungan yang
erat.
Selain itu, buku ini juga dilampiri dengan foto-foto Dr
Mursi dan berbagai peristiwa yang mengiringinya melaju dari penjara ke
istana.
Bisa disebut karya ini merupakan buku pertama tentang Dr
Mursi yang terbit di Indonesia (entah kalau di luar negeri) setelah sang
presiden terpilih. Di Malaysia, buku sedang dalam proses editing ke
bahasa Melayu dan akan terbit juga awal Agustus 2012.
(Chairul Akhmad/ROL)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar